Dalam versi sensor, proses "paku" yang ditancapkan ke dahi mayat seringkali ditampilkan dalam potongan gelap atau sudut kamera yang menghindari detail. Di versi no sensor, sutradara menampilkan ritual itu secara gamblang. Darah, ekspresi kesakitan arwah, hingga hitungan mantra terlihat utuh. Inilah yang dicari oleh penggemar horor ekstrem.

Jawabannya:

(Artikel ini murni untuk tujuan edukasi dan analisis perbandingan konten film.)